[LIFE STYLE] NEW HOPE NEW DAY

December 31, 2017

Hallo semuanya!
*tiup terompet*
*pletok duaaarrrr* #suarakembangapi
Happy New Year 2018!! 
Hari yang baru di tahun yang baru ini harus mengupgrade diri untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya. *yipiiiyyyy

blur, bokeh, bright
Pexels.com
Mari make a wish sampai batas kembang api itu habis.

Dalam kehidupan pasti ada aja masalah, dan itu gak bisa ditolak. Berat atau ringannya masalah, tergantung diri kita sendiri. Kalo ditanggung seorang diri.. ya akan terasa berat. 

Tahun sebelumnya, 2017. Dibalik sikap aku yang selalu tenang, ada kekecewaan dan ada kesedihan. 
Memasuki awal tahun 2017 saja, sudah ada masalah. Ada perpecahan diantara teman-teman komsel aku di Gereja. Kesalahpahaman yang membuat semuanya dilebih-lebihkan. 

Pekerjaan yang tak kunjungan datang. Di postingan aku sebelumnya "5 Tanda Orang Malas dan cara memperbaiki hal buruk tersebut". Aku share secara singkat tentang kekecewaan dan keputus asaan aku karena menganggur selama setahun.

Gak gampang cari kerja dijaman sekarang, segala usaha udah aku coba. Tiap psikotest dilalui. Tiap interview dihadapi. Tapi kalo bukan Tuhan yang acc untuk aku bisa kerja, ya aku bisa apa? Samalah kayak jodoh! Kalo bukan Jodoh dari Tuhan, ya harus aku terima jawabanNya.
Aku lulus sidang skripsi di bulan Oktober 2016. *Jadi bisa tau lah yah setahun kemudian aku baru dapet kerja*


6 Bulan pertama aku fokus cari kerja. Sebar CV - Panggilan psikotest - Panggilan Interview - dan berakhir sampai situ, alias DITOLAK. Gitu aja terus. Setiap ikuti psikotest, aku selalu PD karena bisa kerjain. Setiap Interview, ada kalanya aku dag dig dug, ada kalanya aku santai. Dag dig dug disaat interview pakai bahasa inggris. Ya! Kelemahan aku yaitu tidak percaya diri akan kemampuan bahasa inggris. Ada hal yang paling aku benci saat interview dan membuat mood aku sangat drop saat itu juga, ketika ditanya..
HRD: "Maaf ya sebelumnya, badan kamu kan besar nih. Nah! biasanya yang badan besar itu suka cepat lelah kalo kebanyakan gerak. Sedangkan kerjaan ini kan lebih banyak gerak. Apa kamu sanggup?"
Dalam hati gue berkata.. "Si kampret! Gerak bolak balik gitu doang mah bisalah. Biasanya juga gue bolak balik angkat gas/galon ke pelanggan!"
FYI, keluarga aku punya usaha jual gas&galon gitu dirumah dan ada pelanggan-pelanggan yang selalu manja minta dianter gitu loh. Dan otomatis ketika cuma ada aku yang dirumah, aku harus anterin dan angkat deh! 
Dan kenyataannya aku hanya menjawab "Ya, saya yakin sanggup." *keadaan muka pun mulai berubah*

Karena sering diinterview seperti itu, aku jadi males. Buang-buang waktu dengan sekedar, makan-tidur. Kalo lamar kerja pun, cari kualifikasi yang gak ribet sama berat badan / penampilan. Udah otomatis gak ada harapan untuk bisa kerja di bank. 
Fokus aku yang tadinya cari kerja yang layak sesuai gelar/passion, seketika berubah cuma ingin males-malesan dan main-main aja sama teman2, hibur diri lah. Ekspektasinya mau menghibur diri, kenyataannya tanpa banyak orang lain sadar, aku jadi stress. Selain stress karena gak dapet kerja juga, ada masalah keluarga yang gak bisa aku ceritain dan membuat mental aku jadi ciut. Ngerasa bahwa hidup aku gini banget sih, gak guna, dari pikiran-pikiran itu membuat berat badan aku makin meningkat (+10kg, setelah 9 bulan nganggur). Hal-hal itu gak membuat aku ingin bunuh diri kok. Gile aja! Aku cuma jadi ngerasa kecewa sama diri sendiri aja.

Free stock photo of black-and-white, person, woman, dark

Singkat cerita.. aku mulai bangkit karena dari diri aku sendiri ngerasa bahwa badan aku udah ngerasa gak nyaman kalo males-malesan gitu terus, dan ngerasa gak sehat aja gitu. Aku juga sempat mengalami 4 bulan tidak menstruasi. Gile kan?! 
Bangkit dengan melakukan olahraga kecil-kecilan dan memperbaiki pola makan yang baik. Membuat kegiatan aku lebih produktif, salah satunya dengan mengembalikan kegiatan yang aku suka dari dulu dan sempat mati sejenak yaitu blogging. Ada tawaran dari teman aku si Natasha Stefanie, "ngeblog lagi lah lu ron! aktifin lagi.. lumayan nanti kedepannya". Nah! dari situ.. aku mulai deh aktifin blog ini.

Setiap masalah yang kamu hadapi, jangan dihadapi sendiri. Jangan sok kuat/tegar! Awalnya aku membungkam segala kegelisahan aku ini. Selalu nunjukin ke lingkungan bahwa aku baik-baik saja, bahkan bahagia. Aku selalu menganggap bahwa masalah/kegelisahaan aku ini, bisa aku atasi seorang diri. Tapi pada akhirnya, aku gak kuat dan meluapkan semuanya dengan bercerita ke teman-teman. Dimana mereka pun akhirnya membantu dan mendoakan aku. Salah satu yang mereka selalu bilang.. "Tuhan pasti akan kasih kerjaan yang terbaik, tunggu aja waktunya." Aku Aminkan!

Sampai akhirnya bulan ke 10 aku menganggur ada panggilan kerja. Aku hadapi semua testnya, dan tiba-tiba dapet email bahwa aku diterima kerja dan suruh tanda tangan kontrak. Sambil aku baca kontraknya, aku diingetin sama HRD "Oh iya, kamu kan Kristiani, apakah kamu aktif di Gereja? Karena kerjaan ini mengharuskan kamu masuk kerja di Sabtu-Minggu loh." *berpikir sejenak*
*Renungin
*Doa
Dari doa tersebut, Jawabannya ya "Jangan ambil". Entah kenapa? aku nurut aja sama jawaban itu dan positif aja, kalo Tuhan udah sediain kerjaan yang terbaik.
Akhirnya ya, Tuhan jawab semua yang aku minta itu setahun kemudian. Aku dapet kerjaan. Gile.. harus diuji kesabarannya sampai sebegininya. Gak gampang loh jadi pengangguran. Omongan orang pun udah bikin kuping aku geli dan merangsang keotak untuk meluapkan emosi-emosi. 
Dari hal ini, aku bener-bener bersyukur dan belajar bahwa
"Kunci untuk tetap bertahan dalam masa kesesakan kita adalah andalkan dan berharaplah kepadaNya, yang memberikan kekuatan baru pada kita."

Tahun baru 2018 ini, harapannya..
1. Bisa setia sama kerjaan. Kerja keras. Selalu yakin bahwa Tuhan selalu ada dan membantu kita dalam melakukan segala hal. 
2. Makin menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam jasmani dan rohani.
3. Menjaga setiap perkataan dan pikiran buruk yang mengganggu. 
Berpikir positif. 
4. Jodoh? Duh.. serahin aja sama Tuhan. Aku bukan orang yang ribet kalo urusan pasangan hidup. 
5. Punya salah satu barang yang dari dulu aku inginkan yaitu kamera.
6. Blogging lancar jaya, konsisten ngepost, visitor meningkat.
7. Aku dan keluarga sehat terus.
Silhouette of Woman Raising Her Hands

Pesan dari postingan ini, 
Apapun yang kita kerjakan pasti berhasil. Percaya deh. 
Jangan menyerah dan jangan gengsi!

Thank you for reading
Yuk share harapan kalian di tahun 2018 ini!
atau 
Kejadian buruk apa yang kalian alami ditahun 2017 lalu? 
Siapa tau ada pengalaman yang sama~ 



You Might Also Like

0 comments

Thank you for reading :)
Silahkan berikan komentar kalian setelah membaca postingan ini! (Tidak mengandung unsur SARA)
No SPAM!

[REVIEW] Masker Serambi Botani

Popular Posts

Ayo Absen di 'Buku Tamu' ini!

Instagram @yuniartsdotcom

Subscribe